Silakan Bagikan ke Teman-teman

  Jakarta (18/8/2023) bertepatan dengan kemeriahan hari ulang tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia, Kementerian Agama RI menyelenggarakan salah satu program strategis Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam berkenaan dengan penguatan moderasi beragama melalui Sindikasi Media Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, yaitu melaksanakan Rapat Persiapan Launching Program Sindikasi Media PTKI Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam.


Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada 17-18 Agustus 2023 di Hotel Harris Vertu Harmoni Jakarta, dengan mengundang 79 Pengelola Media PTKIN. Dalam kegiatan tersebut hadir Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, MT. Direktur PTKI Prof. Dr. Muhammad Zainul Hamdi, MA, Kasubdit Penelitian dan PKM Muhammad Aziz Hakim, MH, Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo serta Tim Sindikasi Media Direktorat PTKI. Acara ini secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, M.T.

Dalam sambutannya Muhammad Ali Ramdhani menyampaikan bahwa fenomena kehidupan saat ini mulai diwarnai setidaknya kelompok ekstrim kiri yang bernama ateisme (kelompok yang tidak percaya Tuhan) dan agnostisisme (kelompok yang yakin dengan Tuhan tapi tidak beragama). Sementara dari sisi ekstrim kanan muncul kelompok yang penuh dengan doktirn agama namun tidak memahami dengan benar ajaran agama. Pada konteks ini Ramdhani mencontohkan jika dulu agama diturunkan untuk menghancurkan berhala, sekarang agama justru telah menjadi berhala. Contoh nyata belakangan ini perang saudara di negara-negara Islam di Timur Tengah membuktikan bahwa kiri dan kanan mengucapkan takbir “Allahu Akbar” di tengah-tengah mereka saling perang. Berbagai kelompok yang bercorak kiri dan kanan di atas telah mengisi ruang-ruang digital yang memengaruhi kehidupan beragama masyarakat Indonesia, sehingga dalam konteks ini Sindikasi Media di PTKIN harus mengambil peran untuk mengarusutamakan pesan-pesan moderasi beragama agar apa yang diidealkan menjadi niscaya.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Zainul Hamdi, yang akrab disapa Mas Inung juga menyampaikan bahwa Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam dalam hal ini akan me-launching arina.id sebagai media utama yang dikelola Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam untuk mendukung program sindikasi media. Media yang dikelola oleh PTKI sesungguhnya berperan strategis dalam menyiarkan Islam yang rahmatan lil alalmin. Dan akan lebih efektif dan efisien lagi jika dilakukan dengan membangun jejaring “sindikat” media online seluruh PTKIN agar pengarusutamaan pesan-pesan moderasi tersampaikan dengan baik di tengah masyarakat. Tentu media yang dikelola juga harus mengikuti perkembangan serta didesain secara menarik, imbuhnya.

Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo juga menyampaikan pesan-pesan penting dalam acara tersebut. Seluruh PTKIN diminta tidak hanya mampu menulis karya ilmiah di -jurnal-jurnal ilmiah atau buku-buku yang hanya dapat dinikmati oleh kalangan akademisi semata, namun juga harus mampu melahirkan tulisan-tulisan populer hingga dapat dibaca oleh masyarakat umum. Kemudian menulis sesuatu hendaknya fokus pada substansi bukan hanya pada peristiwa. Jika setiap perguruan tinggi mampu menelorkan tulisan-tulisan dengan pesan-pesan moderasi secara kontinyu maka akan berdampak besar bagi kehidupan sosial. Pesan penting selanjutnya disampaikan Wibowo, dalam pengelolaan Sindikasi Media harus memerhatikan aspek disabilitas, artinya dalam menu-menu media online yang ada harus menyediakan rubrik disabilitas seperti media pada www.kemenag.go.id

Ketua STAIN Mandailing Natal Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag mendukung penuh kegiatan ini dengan harapan STAIN Mandailing Natal turut andil dalam menyebarkan tulisan-tulisan popular dari para civitas akademika kampus yang mampu mengejawantahkan ajaran Islam yang ramah dan rahmatan lil ‘alamin bagi semua golongan. Dalam hal ini Sumper Mulia Harahap mendelegasikan Rohman, M.Pd sebagai pengelola media online madina.web.id di bawah Rumah Moderasi Beragama untuk menghadiri Rapat Persiapan Launching Program Sindikasi Media tersebut agar diperoleh pemahaman yang sama antar pengelola media di PTKI dengan Tim Sindikasi Media Direktorat PTKI terkait arah pengembangan kebijakan sindikasi media, serta diperoleh kesepakatan dan komitmen bersama antar pengelola terkait pola dan mekanisme jejaring (sindikasi) yang akan dilaksanakan.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh Tim Sindikasi Media Direktorat PTKI terhadap media PTKIN yang ada saat ini, mengungkapkan ada dua hal penting yang perlu dikerjakan oleh seluruh pengelola media PTKIN dalam waktu dekat, yakni mendesain tampilan dengan menarik dan memerhatikan konten. Sebagian besar sindikasi media PTKIN memiliki tampilan website di bawah standar dengan kuantitas tulisan populer yang terbatas. Oleh karenanya perlu ada bimbingan teknis baik di level manajerial maupun redaksional untuk menghasilkan media yang diminati dan dapat dipercaya.

Sebagai salah satu hasil pertemuan dalam kegiatan tersebut, Staf Khusus Menteri Agama dan Tim Sindikasi Media Direktorat PTKI meminta setiap perguruan tinggi baik dosen maupun mahasiswa dapat mengirimkan tulisannya ke media arina.id melalui koordinasi dengan pengelola media Rumah Moderasi di PTKIN masing-masing. (timrmb)

By REDAKSI MADINA.WEB.ID

madina.web.id adalah media online keislaman yang menyediakan bacaan tentang isu-isu agama, pendidikan, budaya, sosial-kemasyarakatan, politik dan sebagainya. Media ini bergerak untuk mencerdaskan dan mencerahkan kehidupan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *